Kegemukan membuat seseorang harus merogoh kocek untuk membeli baju-baju baru dengan ukuran baru.
Sleting baju belakang yang bolak-balik rusak dan bisa tiba-tiba kebuka sendiri saat dipakai. Sleting celana yang juga melorot kebawah setelah duduk, dan tanpa disadari ketika berdiri….eh kebuka…. Ditambah lagi kancing baju yang mulai susah dikancingkan dan harus ditarik agak kencang supaya bisa dikancingkan…namun entah sampai kapan bisa bertahan…. Semua itu adalah tanda-tanda kegemukan, tanpa perlu check timbangan badan atau meteran baju untuk mengukur lingkar pinggang, panggul, dan lingkar badan.
Jika sudah mengalami hal-hal diatas, sebaiknya, segeralah pergi ke toko untuk beli baju baru dengan ukuran lebih besar demi keamanan, kenyamanan diri sendiri, serta kesopanan lingkungan dan budaya. Atau sebaiknya menggunakan baju dalam agar jika terjadi kecelakaan seperti kancing baju yang tiba-tiba lepas, masih ada lapisan penutup yang aman. Dan juga sebaiknya selalu membawa jaket atau blazer untuk mengatasi kecelakaan kancing baju belakang terbuka karena bajunya sudah terlalu ngepas dengan ukuran badan. Siap sedia penitik untuk mencegah sleting celana melorot dengan sendirinya gara-gara perut yang membuncit bak ibu hamil 7 bulan.
Namun, itu semua adalah solusi sementara saja. Jika Anda tidak berusaha mengatasi masalah pertumbuhan lemak dalam tubuh Anda, jangan-jangan penghasilan Anda bisa habis untuk beli baju yang ukurannya selalu bertambah besar dalam waktu yang pendek.
Jadi bagaimana solusi permanennya? Atur pertumbuhan lemak di tubuh Anda. Ingat, orang dewasa tidak seperti anak kecil yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Menurut penelitian para ahli, jika ingin mengurangi berat badan, maka Anda harus tidur cukup. Bahkan jika Anda mengurangi makan dan menambah porsi olahraga, berat badan Anda akan tetap bertambah jika Anda kurang tidur.
Mengapa demikian? Karena ternyata ketika kita beristirahat, tubuh kita membakar sejumlah kalori. Jadi ketika seseorang kurang tidur, hal itu akan berpengaruh pada metabolisme dasarnya. Selain itu, kurang tidur menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih banyak Kortisol, yaitu hormon stress, yang dapat merangsang rasa lapar.
Normalnya, setiap orang dewasa membutuhkan 7-9 jam waktu tidur (menurut Sleep foundation).

