Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Support System di Dunia Mahasiswa, Pentingkah?

Home > Artikel Baru > Support System di Dunia Mahasiswa, Pentingkah?

Support System di Dunia Mahasiswa, Pentingkah?

Posted on 28 May 2022 by admin
0

Secara alamiah, manusia Tuhan ciptakan dalam kondisi yang lemah. Bisanya berpergian, menyusun jurnal, atau melakukan aktivitas lainnya disebabkan dikuatkan olehNya.

Dari proses tengkurap sampai besar seperti ini, melalui perjalanan yang panjang. Dari sekadar mengeluarkan suara yang tidak dimengerti orang hingga dimengerti, dari yang corat-coret tidak jelas lama-kelamaan membuahkan karya. Itulah pembelajaran, dari tidak bisa menjadi bisa.

Yang perlu disadari pula oleh kita, dibalik tidak bisanya sampai bisa, ada uluran tangan orang-orang baik. Pertama-tama Ibunda sebagai Madrasatul Ula mengajarkan berbicara, berjalan, dan lainnya yang kemudian nantinya disempurnakan dengan pendidikan, baik didunia sekolah/kuliah ataupun dilapangan.

Ibunda, guru, teman-teman atau bahkan pacar sekalipun merupakan orang-orang dibalik keberhasilan kita dalam mencapai tujuan. Terkadang ketika sukses, mereka yang berperan dalam hidup, kita lupakan, dan menganggap ini semua hasil diri sendiri. Padahal pola pikir tersebut menurut saya salah, sebab tanpa mereka apa yang menjadi impian hanyalah angan belaka.

Mereka yang diatas ialah support system. Lantas, selain itu, apa saja peranan support system?

Sebelum kita berbicara mengenai peranannya lebih lanjut, perlu sama-sama kita ketahui, apa itu support system?

Saya mengambil istilah dari alodokter, menurutnya support system adalah mereka yang ada disekitar kita, yang senantiasa memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil, kapanpun waktu yang dibutuhkan.

Diambil dari sumber yang lain, salah satu Jurnalis Okezone mengutarakan, support system adalah seseorang yang kita anggap sangat dekat daripada hubungan dengan yang lainnya.

Hal ini tentunya merujuk pada konsep manusia sebagai makhluk sosial, yang mana saling membutuhkan satu sama lain.

Kehadiran orang-orang sekitar sangatlah diperlukan, dalam hal apapun. Terlebih saat menjadi mahasiswa, dosen dan teman-teman banyak memberi arti tentang hakikat manusia.

Adapun peranan support system bagi mahasiswa, terutama yang baru saja duduk di bangku perkuliahan adalah sebagai berikut:

1. Sebagai Penyemangat

Tak khayal, terkadang kita ada masanya merasa berada dititik terendah. Ingin sekali menyerah, dan bahkan tidak melanjutkan kuliah. Namun, dengan kehadiran support system, sebisa mungkin dapat membantu menaikkan mood belajar kita, sehingga segala tugas yang awalnya dalam pikiran kita beban terasa ringan.

2. Pengingat

Kita adalah hamba biasa yang tak luput dari dosa. Banyak hal yang seringkali kita lupa, dan tidak menyadari bahwa yang dilakukan tersebut suatu kesalahan.

Perilaku bullying, contohnya, yang mana efeknya begitu luar biasa. Kita pun disini memerlukan support system yang tidak berkelakuan sama, tetapi justru sebaliknya, menegur bahkan bila terdapat keberanian mengecam kita, agar keburukan yang senantiasa kita lakukan, perlahan dihentikan.

3. Saling Menguatkan

Bagaimana kalau sewaktu-waktu antara kita dan support system sama-sama down? Opsi yang harus kita sama-sama lakukan ialah mencegah, dengan cara ketika kita yang berada titik bawah, dia yang menaikkan mood, begitupun sebaliknya.

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds