Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Sudahkah Kamu Mencintai Diri Sendiri?

Home > Artikel Baru > Sudahkah Kamu Mencintai Diri Sendiri?

Sudahkah Kamu Mencintai Diri Sendiri?

Posted on 19 September 2022 by admin
0

Banyak sekali apa yang kita lakukan adalah memusatkan kebahagiaan kepada orang lain, namun lalai untuk memenuhi kebahagiaan kepada dirinya sendiri. Emosi negatif itu umum dialami manusia, tetapi ketika mereka berlebihan atau berkepanjangan, mereka sebenarnya dapat memiliki efek negatif pada kesejahteraan. Misalnya, mereka dapat menyebabkan kita terlalu memikirkan situasi, mengurangi produktivitas kita. dapat membuat kita cemas karena kita takut jika situasinya berlanjut, kita dapat terkena gejala klinis seperti depresi atau kecemasan. Manusia sering lupa bahwa kita rentan terhadap kegagalan. Belum lagi kita menghakimi diri sendiri saat menyaksikan kegagalan. Untuk menghindari perasaan tertekan oleh hal-hal negatif yang kita temui, kita harus belajar menghargai diri kita sendiri. Hal ini dapat dipraktikkan dalam rangka mengembangkan salah satu keutamaan, yaitu self-love.

Berdasarkan data di lapangan, pemahaman serta kondisi kesehatan mental di Indonesia cenderung masuk ke dalam kategori yang kurang baik. Hal ini dibuktikan dengan sebagaimana dikutip pada laman theconversation.com (2020) dari hasil Survei Kehidupan Berkeluarga Indonesia (IFLS-5) disebut bahwa kualitas kesehatan mental di Indonesia sangat mengkhawatirkan yang mana menunjukkan prevalensi gejala depresi ada pada remaja dan dewasa yang mana pada perempuan mencapai 32% serta laki-laki sebesar 26,6%. Saraswati (2020) juga menyebutkan bahwa jumlah penderita gangguan kesehatan mental menurut Diagnostic and Statistical Mental Disorders tembus sebanyak 300 jenis gangguan.

Ungkapan “self-love” menurut saya mengacu pada kapasitas untuk mencoba dan mencintai diri sendiri melalui keadaan sulit. Sebagai ilustrasi, pertimbangkan ketika kita mengalami perasaan, kegagalan, kecemasan, atau kesedihan yang tidak menyenangkan.

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds