Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Stigma Kesehatan Mental dan Cara Mematahkannya

Home > Artikel Baru > Stigma Kesehatan Mental dan Cara Mematahkannya

Stigma Kesehatan Mental dan Cara Mematahkannya

Posted on 18 August 202222 August 2022 by admin
0

Masih banyak orang dengan masalah Kesehatan Mental yang belum mendapatkan penanganan yang sesuai bagi Kesehatan Mental mereka. Selain, kurangnya sumber daya, Stigma Kesehatan Mental juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang memilih untuk tidak mencari pertolongan profesional, dan bahkan menyembunyikan gangguan Kesehatan Mental yang dialami. Lalu apa itu stigma dan hubungannya dengan Kesehatan Mental, Serta apa yang bisa dilakukan untuk mematahkan stigma Kesehatan Mental?

Apa itu Stigma?
Menurut KBBI (2004), Stigma adalah ciri negatif yang menempel pada pribadi seseorang karena pengaruh lingkungan. Jadi, bisa disimpulkan bahwa stigma Kesehatan Mental adalah ciri negatif yang menempel pada individu dengan gangguan jiwa karena pengaruh lingkungan tempat mereka beraktivitas, seperti di rumah, kantor, sekolah, dan tempat bergaul.

Mengapa Stigma Kesehatan Mental menjadi masalah?
Stigma Kesehatan Mental melukai individu yang tengah menghadapi masalah Kesehatan Mental. Stigma yang menempel pada masalah Kesehatan Mental juga menciptakan ketidakadilan pada hidup para penyintas Kesehatan Mental, dan secara langsung dapat memberikan dampak destruktif terhadap individu tersebut. Stigma juga merupakan penghalang utama bagi Individu untuk mencari atau menjalani perawatan mental.

Tipe-tipe Stigma Kesehatan Mental

Ada banyak bahasan tentang tipe-tipe Stigma Kesehatan Mental, beberapa di antaranya adalah:

Stigma Publik
Stigma ini adalah stigma yang paling umum ditemukan, dan diperparah oleh opini dan sudut pandang publik. Hal ini seringkali membuat para penyintas Kesehatan Mental mengalami diskriminasi sosial.

Stigma Diri (Self-Stigma)
Stigma in berasal dari perspektif dari penyintas Kesehatan Mental yang percaya dan menganggap prasangka yang ada di masyarakat sebagai sebagai kebenaran. Dengan kata lain prasangka tersebut menanamkan rasa malu pada individu dengan gangguan jiwa karena kondisi mereka

Stigma Institusional

Stigma Institutional hadir dalam bentuk tindakan-tindakan yang mempermalukan individu dengan gangguan jiwa dalam suatu institusi. Stigma ini seringkali melibatkan kebijakan-kebijakan dan regulasi yang ada dalam institusi tersebut. Stigma institusional seringkali membuat sebuah institusi untuk secara tidak sadar mengambil tindakan-tindakan yang menyebabkan diskriminasi bagii individu dengan gangguan Kesehatan Mental, Seperti kurangnya layanan Kesehatan Mental di kantor, Sekolah yang tidak memiliki support Kesehatan Mental bagi murid, Atau Organisasi yang tidak memberikan perlakuan dan kesempatan yang sama bagi individu-individu dengan gangguan Kesehatan Mental.

Untuk mematahkan stigma-stigma negatif Kesehatan Mental, Yayasan Merajut Hati membuat kampanye bertajuk Tidak Sendiri Lagi (#TidakSendiriLagi),  dengan tujuan memberikan support dan memberdayakan masyarakat Indonesia yang tengah berjuang dengan masalah Kesehatan Mental. Hal ini dilakukan melalui edukasi dan normalisasi percakapan tentang Kesehatan Mental, yang pada akhirnya diharapkan bisa mematahkan stigma-stigma negatif seputar Kesehatan Mental

Dengan berbagi kisah nyata mengenai perjuangan orang-orang dengan gangguan Kesehatan Mental, kampanya #TidakSendirilagi berupaya mendorong individu dengan gangguan Kesehatan Mental untuk mencari bantuan, sekaligus mengingatkan komunitas Kesehatan Mental di Indonesia bahwa mereka tidak sendiri.

Yayasan Merajut Hati
Yayasan Merajut Hati sendiri adalah sebuah organisasi non-profit di Indonesia yang memiliki misi untuk menyediakan akses sumber daya, pengobatan, dan bantuan kesehatan mental untuk masyarakat Indonesia. Organisasi ini dibuat didirikan dengan visi menghadirkan kesejahteraan mental bagi seluruh rakyat Indonesia, mengingat stigma dan pelayanan kesehatan mental yang minim masih menjadi masalah.

 

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds