Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Pola Asuh yang Paling Tepat untuk Era Digital

Home > Artikel Baru > Pola Asuh yang Paling Tepat untuk Era Digital

Pola Asuh yang Paling Tepat untuk Era Digital

Posted on 4 October 2022 by admin
0

Pandemi Covid 19 berdampak besar bagi kehidupan masyarakat di seluruh dunia tidak terkecuali Indonesia. Salah satu dampaknya adalah peralihan kegiatan yang serba luring menjadi daring. Dimulai dari proses kegiatan belajar mengajar dalam kelas, sampai kegiatan berbelanja kebutuhan sehari-hari. Tak heran jika data BPS (Badan Pusat Statistik) 2020 menunjukkan, bahwa jumlah pengguna telepon seluler meningkat sebanyak 4,20% dari tahun sebelumnya.

Penggunaan media daring sebagai pusat pembelajaran membuat semua kalangan usia harus mulai beradaptasi dalam menggunakan gawainya, termasuk anak-anak. Dilansir dari laman situs resmi milik KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), hasil survei yang dilakukan pada 8-14 Juni 2020 menunjukkan bahwa sebanyak 71,3% anak-anak telah memiliki gadget mereka sendiri. Terlepas dari penggunaannya sebagai media belajar ataupun tidak.

Sayangnya, dampak yang dihasilkan dari penggunaan gadget tidak selalu positif bagi anak-anak. Ada beberapa dampak negatif yang dapat muncul seperti risiko kecanduan, berkurangnya interaksi langsung dengan lingkungan sekitar, kecenderungan meniru adegan-adegan yang dilihat, rentan mengalami atau melakukan cyberbullying, dan lain-lain (Miranti & Putri, 2021;  Syifa et al., 2019). Dampak tersebut mungkin saja bertambah apabila rendahnya pengawasan dan bimbingan dari orang tua terhadap perilaku penggunaan gadget anak-anak.

Pada era digital seperti saat ini, pola asuh orang tua memainkan peran yang amat penting. Orang tua setidaknya harus mampu menghargai hak anak dalam dunia digital dan teknologi, serta memberdayakan mereka untuk berkembang di dalamnya, namun tetap membimbing mereka melalui komunikasi dan kepercayaan. Itulah yang dinamakan dengan pengasuhan positif (positive parenting). Dalam pengasuhan positif, anak tidak hanya sekedar dilarang, namun juga difasilitasi dengan kegiatan sehari-hari yang ‘nyata’ kepada anak. Contohnya seperti rekreasi keluarga, rutinitas makan bersama, dan menemani anak untuk tidur disamping sambil mengizinkannya untuk menggunakan media digital.

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds