Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Perlunya Pengajaran Mengenai Ilmu Psikologi Dasar di Sekolah

Home > Artikel Baru > Perlunya Pengajaran Mengenai Ilmu Psikologi Dasar di Sekolah

Perlunya Pengajaran Mengenai Ilmu Psikologi Dasar di Sekolah

Posted on 5 July 2022 by admin
0

Ilmu mengenai dasar psikologi hendaknya bisa untuk mulai diajarkan di sekolah karena hal tersebut dapat dijadikan sebagai dasar dalam membantu siswa menghadapi problematika di kehidupan. Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia. Psikologi memiliki cakupan yang sangat luas sehingga dibagi menjadi beberapa cabang, seperti contoh psikologi perkembangan, psikologi sosial, psikologi kepribadian, psikologi pendidikan, dan masih banyak lagi. Ilmu dasar dari psikologi yang perlu diajarkan di sekolah bukan mengenai konsep-konsep psikologi beserta tokoh penemunya, melainkan mengenai konsep dasar yang berkaitan langsung dengan peristiwa yang terjadi di kehidupan sehari-hari.

Konsep dasar yang dapat diajarkan dapat berupa psikologi terapan dan psikologi perkembangan seperti contoh pengajaran mengenai pengelolaan emosi, self awareness (kesadaran diri), pemahaman mengenai minat bakat, dan relationship (hubungan). Hal dasar tersebut sebenarnya merupakan hal yang sederhana, namun banyak siswa yang belum mengetahui dan mengaplikasikan konsep sederhana tersebut. Akan lebih baik apabila hal tersebut juga diajarkan melalui sekolah sebagai bentuk aktualisasi dan refleksi diri. Pengajaran yang dilakukan bukan hanya sekedar pemberian materi dan evaluasi hasil akhir yang berupa nilai, namun lebih ditekankan kepada pembelajaran interaktif seperti diskusi bersama terkait suatu topik sederhana tadi. Diskusi dapat dikaitkan dengan masalah nyata yang terjadi di kehidupan sehingga siswa dapat mengetahui bagaimana masalah tersebut diselesaikan.

Seorang tokoh filsafat, Immanuel Kant berpendapat bahwa ruang lingkup psikologi terbagi menjadi 3 bagian yaitu kognisi, emosi, dan konasi. Kognisi merupakan hal yang berkaitan dengan pemahaman dan pengetahuan individu. Emosi merupakan perasaan yang dimiliki ketika berada pada situasi tertentu, sedangkan konasi berkaitan dengan kemauan dan kehendak seseorang.

Ruang lingkup tersebut dapat menjadi alasan dasar mengapa psikologi perlu diajarkan karena selama di sekolah kita tidak banyak diajarkan tentang bagaimana mengenali diri sendiri, mengatur emosi, dan menjalin hubungan yang baik dengan seseorang. Apabila ilmu tersebut sudah diperkenalkan sejak dini kepada siswa, maka masalah-masalah yang umumnya terjadi seperti bullying, kecemasan,dan depresi dapat berkurang karena siswa sudah tau pengetahuan dasar tentang konsep dari ruang lingkup psikologi yang berupa kognisi, emosi, dan konasi. Apabila siswa sudah dapat memahami konsep dasar mengenai ruang lingkup tersebut, setidaknya hal tersebut akan membantu mereka dalam mengatasi permasalahan yang ada. Karena siswa sudah dapat mengendalikan diri dan fokus pada kontrol diri apabila dihadapkan dengan suatu permasalahan.

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds