Memahami Pendidikan Anak Usia Dini
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah salah satu upaya pembinaan yangditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
1) Pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar.
2) Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, non formal, dan/atau informal.
3) Pendidikan annak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat.
4) Pendidikan annak usia dini pada jalur penndidikan non formal berbentuk kelompok bermain (KB), Taman Penitipan Annak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat.
5) Pendidikan annak usia dini pada jalur informal berbentuk penndidikan keluarga atau penndidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.
MEMAHAMI KARAKTERISTIK ANAK USIA DINI
Mengetahui hal-hal yang dibutuhkan oleh anak, yang bermanfaat bagi perkembangan hidupnya.
- Mengetahui tugas-tugas perkembangan anak, sehingga dapat memberikan stimulasi kepada anak, agar dapat melaksanakan tugas perkembangan dengan baik.
- Mengetahui bagaimana membimbing proses belajar anak pada saat yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.
- Menaruh harapan dan tuntutan terhadap anak secara realistis.
- Mampu mengembangkan potensi anak secara optimal sesuai dengan keadaan dan kemampuannya.
COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yang merupakan bagian dari tipe virus Corona. Virus ini bisa menular ketika ada kontak langsung dengan orang yang terinfeksi atau dengan cairan yang dikeluarkannya saat batuk dan bersin. Adanya pandemi COVID-19 di Indonesia menyebabkan kesehatan masyarakat menjadi sangat penting. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk cegah penyebaran COVID-19 yaitu diberlakukannya kegiatan belajar — mengajar secara daring. Pendidikan yang dilakukan secara daring ini dianggap kurang efektif bila diterapkan pada pendidikan PAUD, sehingga dibuatlah metode pembelajaran baru untuk meningkatkan keefektifan kegaitan belajar — mengajar. Kegiatan ini dimulai dari pengenalan social media yang berpotensi untuk digunakan dalam kegiatan belajar — mengajar, membuat video pembelajaran, buku tugas dan modul belajar serta menyebarkannya ke orang tua siswa. Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi bersama orang tua siswa terkait metode pembelajaran baru untuk mendapatkan metode yang tebaik.

