Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Pelecehan Seksual (Tidak) akan Berakhir

Home > Artikel Baru > Pelecehan Seksual (Tidak) akan Berakhir

Pelecehan Seksual (Tidak) akan Berakhir

Posted on 27 October 202231 October 2022 by admin
0

Manusia hidup dengan menyandang sebuah norma, norma adalah aturan yang menjadi pegangan manusia untuk bisa hidup selayaknya manusia, sebab jika seorang tidak memegang teguh norma yang berlaku, tentu ia akan dipandang negatif oleh yang lain. Pada dasarnya, norma bukanlah sebuah aturan tertulis, akan tetapi dipahami dari budaya.

Dalam pepatah Madura disebutkan bahwa “Sareh elmu se tade’ tolessa”, (Carilah ilmu yang tidak ada tulisannya). Apa ilmu yang tidak ada tulisannya, bukankah ilmu itu tentang tulisan, sebagaimana pepatah arab yang berbunyi “Ilmu itu gesit, maka ikatlah dengan tulisan.”

Ilmu yang tidak ada tulisannya sebagaimana yang disebut dalam pepatah Madura tersebut ialah akhlaq, norma, etika dan beberapa sebutan yang serupa. Mengapa akhlaq tidak ada tulisannya, sebab akhlaq adalah tentang kebiasaan atau budaya yang berlaku dalam suatu kaum.

Etika tidak memandang status, tetapi perilakulah yang menjadi tolak ukur dalam etika seseorang. Secara umum, etika terbagi menjadi dua, yakni baik dan tidak baik, atau sopan dan tidak sopan. Tulisan ini tidak akan membahas tentang etika yang baik atau akhlaqul karimah, sebab pembahasan seperti ini sangat garing di tongkrongan, dan semua sudah faham. Tulisan ini akan membahas tentang etika buruk yang tak (tidak) akan berakhir.

Pelecehan seksual adalah tindakan yang melenceng dari norma-norma manusia yang berlaku, di manapun di belahan muka bumi. Dan dalam perspektif penulis, pelecehan seksual (tidak) akan berakhir. Kenapa? Mari kita bahas bersama.

Dalam kasus pelecehan seksual, ada dua pihak yang terlibat, yakni pelaku dan korban. Pertama kita akan bahas tentang pelaku terlebih dahulu. Aksi-aksi dari pelaku ini beragam, mulai dari yang secara langsung seperti menyentuh bagian tubuh dengan tanpa izin dong tentunya, dan memperlihatkan kemaluannya pada seseorang maupun umum, dan mungkin bisa kalian sebut sendiri.

Serta pelecehan secara tidak langsung, yang mana hal ini adalah via online, seperti menanyakan seputar hal-hal seksualitas, mengirim gambar-gambar bergenre pornografi, dan mengirim gambar kemaluannya ke orang-orang secara random, dan mungkin bisa pembaca sebut sendiri contoh-contoh yang lain.

Kenapa mereka bisa bertindak seperti ini tanpa difikir secara matang (mana ada orang eregsi berat mikir jernih)? Fix ini adalah kelainan seksual.

Mungkin ada pertanyaannya berupa “bagaimana kalau dikirim ke teman, pacar dan lain-lain?” I don’t know, kalian bisa memutuskannya sendiri.

Yang kedua adalah korban. Semua pasti setuju bahwa korban akan mengalami shock, trauma, marah, malu, dan perasaan-perasaan lain yang sangat mempengaruhi psikologis korban.

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds