Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh setiap tanggal 10 Oktober bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mengedukasi tentang masalah Kesehatan mental yang tidak bisa dianggap sepele. World Mental Health Day memberikan kesempatan untuk berbicara tentang kesehatan mental secara umum, bagaimana mematahkan stigma di sekitarnya, dan pentingnya berbicara ketika berjuang dengan masalah kesehatan mental. Perlu dicatat, orang dengan keadaan mental yang tidak stabil beresiko lebih tinggi untuk meninggal sebelum waktunya.
Masing-masing dari kita tentu memiliki masalah yang menjadi badai dalam diri kita, mungkin dari kisah masa lalu yang menyakitkan, mungkin perkataan dari teman kita yang membuat kita tersinggung, mungkin keinginan dari orang tua yang tidak sejalan dengan kita, mungkin juga dari masalah percintaan yang menyisakan bekas luka yang masih menganga dan berbagai masalah lagi yang tidak diketahui oleh orang lain. Mungkin saja badai masalah tersebut masih terjadi dalam diri, atau mungkin juga sudah reda. Namun yang namanya badai, pasti menimbulkan kerusakan yang harus diperbaiki.
Apakah kerusakan itu akan hilang?
Menurut Psikolog Klinis Dewasa M. Ari Wibowo, “yang namanya luka batin itu tidak tidak bisa disembuhkan oleh waktu.” Oleh karena itu, kita perlu melakukan self healing, atau dapat diartikan sebagai menyembuhkan diri sendiri. Tujuan dari self healing sendiri adalah untuk memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, dan membentuk pikiran positif dari apa yang telah terjadi.
Berikut adalah beberapa cara untuk melakukan self healing:
Menerima diri sendiri
Cara ini mungkin terlihat mudah untuk dilakukan, namun sebenarnya tidak. Menerima diri sendiri berarti dengan memaafkan diri sendiri untuk semua yang telah diperbuat pada masa lalu. Menerima diri sendiri juga berarti menerima dirimu apa adanya, bagaimana bentuk fisikmu, bagaimana cara pandangmu tentang dunia, bagaimana kamu menyukai apapun yang ada pada dirimu. Karena hanya dirimu sendiri yang bisa kamu andalkan sampai kapanpun itu.
Berdialog dengan diri sendiri
Kegiatan ini mungkin terdengar aneh, namun percayalah ini akan membantu proses penyembuhanmu. Bercakap dengan diri sendiri bisa dilakukan di tempat yang kamu anggap palling nyaman. Ajaklah dirimu berdebat, mencari solusi untuk masalah yang sedang kamu hadapi saat ini, puji dirimu, dan jangan lupa ucapkan terima kasih pada dirimu sendiri yang sudah kuat menghadapi masalah-masalah yang telah lalu. Jika kamu merasa kurang nyaman untuk mengajak ngobrol dirimu sendiri, lakukan dengan menulis semuanya yang ingin kamu ucapkan pada dirimu sendiri, lalu bacakan dan ajak dirimu mengerti.
Meluangkan waktu untuk bernafas
Sekali waktu pergilah sendiri untuk membiarkan dirimu rileks dan menikmati waktu untuk dirimu sendiri. Dengan kamu pergi sendiri dan mempercayakan keamananmu pada dirimu sendiri, kamu akan merasa bangga terhadap dirimu yang bisa mandiri. Coba pergi ke ruangan terbuka untuk menikmati indahnya alam dan menghirup udara segar, atau pergi ke caf untuk sekedar menikmati segelas es kopi susu, atau mungkin naik motor dengan disinari cahaya senja yang hangat hingga hari mulai gelap.
Manjakan dirimu sendiri
Belikan benda kesukaanmu untuk berterima kasih pada dirimu dan katakan pada dirimu, kamu pantas mendapatkan ini. Belikan dirimu bunga favoritmu, belikan dirimu baju yang kamu inginkan sejak lama, belikan dirimu martabak coklat keju kesukaanmu, belikan dirimu permen kapas walaupun itu akan membuatmu batuk. Selama hal-hal itu membuat kamu happy, lakukanlah.
Bersedekah
Membagi sebagian hartamu tidak akan membuat kamu miskin, namun sebaliknya. Dengan kamu memberi mereka yang membutuhkan, mereka akan merasa senang dan berterimakasih kepadamu. Karena kamu membuat orang lain senang, maka energi itu akan sampai kepadamu dan membuatmu ikut senang..

