Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Menguak Tentang Otak dan Intelegensi Anak

Home > Artikel Baru > Menguak Tentang Otak dan Intelegensi Anak

Menguak Tentang Otak dan Intelegensi Anak

Posted on 11 May 2022 by admin
0

Kali ini kita akan membahas tentang otak dan intelegensi. Setiap manusia memiliki organ yang sangat penting dan berperan untuk mengatur semua fungsi tubuh. Selain itu, dengan otak juga dapat memasukkan segala informasi yang didapat manusia dan menyimpannya.

Sebelum membahas lebih dalam tentang otak, mari kita cari tahu apa itu kecerdasan. Intelegensi dapat juga diartikan dengan kecerdasan adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah, berfikir secara rasional, dan menghadapi masalah secara efektif.

Menurut kalian, apakah ukuran otak manusia akan mempengaruhi kecerdasan seseorang? Otak manusia terdiri dari neuro dan sel yang saling berkerjasama dalam proses menyimpan serta memproses suatu informasi yang didapat. Para ahli mengatakan, bahwa orang yang cerdas tidak selalu memiliki otak yang berukuran besar. Memiliki otak yang berukuran besar juga tidak menjadi penentu seseorang mempunyai IQ yang tinggi.

Hal tersebut diperkuat dalam jurnal Neuronscience and Biobehavioral Reviews. Seorang peneliti dari Jerman, Australia, serta Belanda sudah membuktikan tidak ada hubungan yang kuat antara otak dan tingkat kecerdasan seseorang.

Dalam penelitiannya mereka juga membuktikan bahwa otak seorang laki-laki ukurannya akan lebih besar daripada ukuran seorang perempuan. Hal ini karena berat badan seorang laki-laki lebih berat daripada berat badan seorang perempuan. Meskipun begitu, tidak membuat perbedaan kecerdasan seorang laki-laki daripada seorang perempuan.

Sebagian orang mengatakan bahwa otak manusia dominasi hanya sebagian sisi, antara otak kanan dan otak kiri. Apakah hal ini mitos? Otak manusia memang memiliki dua sisi, yakni sisi otak kanan dan sisi otak kiri. Jerry Andreson mengatakan bahwa teori tentang sebagian sisi otak mendominasi antara otak kanan atau kiri adalah mitos.

Beberapa peneliti mengatakan sampai saat ini pun belum dapat dipastikan serta belum dapat ditemukan bukti yang dapat memperkuat mengenai otak kanan atau otak kiri yang mendominasi. Otak kanan dan otai kiri sebenarnya akan terus saling terhubung dan berkomunikasi.

Seiring dengan bertambahnya usia, otak dan kecerdasan manusia akan lebih baik. Namun, beberapa kemampuan kognitif akan menurun. Hal tersebut dapat kita atasi dengan melakukan stimulasi. Yakni dengan memecahkan sebuah masalah guna mengasah ingatan dalam waktu 10-15 menit.

Faktor genetik akan menentukan kecerdasan seorang individu? Apakah hal tersebut benar adanya? Hampir semua orang mengatakan bahwa kecerdasan anak menurun dari ibunya. Kecerdasan adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Kecerdasan seseorang banyak yang melihatnya dari Intelligence Quetiont atau IQ. Sama seperti ketika dimasa sekolah, pihak sekolah mengadakan tes IQ guna mengukur potensi akademik seorang siswa.

Jika dilihat dari gen pada kecerdasan seorang anak, genetik memiliki fungsi yang sangat penting. Genetik akan menginvestasikan sekitar 50% dari kecerdasan yang menurun dari orang tua anak, terutama Ibu.

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds