Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Mengenal Temperamen pada Anak Usia Dini

Home > Artikel Baru > Mengenal Temperamen pada Anak Usia Dini

Mengenal Temperamen pada Anak Usia Dini

Posted on 6 October 2022 by admin
0

Mengenal Temperamen Pada Anak Usia Dini

Apakah kalian tahu apa itu temperamen? Kalau belum, yuk simak penjelasan dibawah ini.Temperamen merupakan suatu kepribadian yang menunjukkan bagaimana Anda memberikan respon terhadap beberapa hal yang terjadi dalam hidup. Dalam dunia psikologi temperamen merupakan suatu perilaku serta karakter seseorang ketika merespon ataupun membrikan tanggapan pada suatu hal. Pemdapat lain juga mendefinisikan temperamen itu sendiri, sebagai tingkah laku seseorang dan emosional dari masing-masing anak ketika merespon suatu hal, baik dalam keadaan ataupun kondisi yang tidak menentu. Begitu pula dengan temperamen pada anak usia dini adalah tentang bagaimana anak melakukan suatu pendekatan dalam memberikan respon terhadap dunia.

Temperamen ini secara otomatis mempengaruhi perilaku anak serta bagaimana dirinya berinteraksi dengan yang lain. Perkembangan sosial emosi anak dipengaruhi oleh temperamen anak. (Kusramadhanty, 2019) Dalam jurnalnya, berdasarkan teori kepribadian yang dikemukakan Allport, temperamen sebagai salah satu komponen kepribadian yang mengacu pada gambaran karakteristik dari sifat emosional individu yang diwariskan secara genetik, mencakup kerentanan terhadap stimulasi emosi, kekuatan dan kecepatan dalam merespons, dan kualitas suasana hati (Strelau, 2002). Hal ini membuktikan bahwa temperamen anak berasal dari diri anak yang kemudian mempengaruhi fungsi sosial dan emosi anak. Perilaku serta sikap anak secara garis besar berasal dari faktor genetik dan lingkungan keluarga, masyarakat bahkan sekolah.

Orang tua perlu memahami temperamen anak sejak dini serta melakukan pengasuhan yang tepat, supaya ketika dewasa terbentuk kepribadian yang positif. Memang sulit untuk mengenal secara langsung bagaimana jenis temperamen anak kita punya. Orang tua dapat mengenalinya mulai dari anak lahir. Pada umumnya, bayi akan menangis ketika petama kali dilahirkan ke dunia. Namun, ada juga beberapa bayi yang tidak menangis ketika lahir dia hanya diam saja. Hal tersebut dapat berpengaruh serta dapat membentuk karakter dan temperamen anak seiring usianya bertambah. Faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter anak yaitu sikap temperamen dasar orang tua, motivasi dari orang tua, pendidikan orang tua, keyakinan darin orang tua. Dampak buruk dari faktor yang dapat mempengaruhi pembentukan karakter anak adalah berkata kotor, berperilaku kurang sopan, suka memukul temannya. Tujuan dari pembentukan karakter ini adalah agar anak mempunyai kepribadian yang baik sehingga ketika anak sudah dewasa dia akan menjadi orang yang bermanfaat untuk sesama. Orang tua memegang peranan penting dalam mendidik anak untuk pembentukan karakter anak dari segala perkara baik dalam pergaulan maupun sikap dan tingkah laku.

Dapat dimulai dari pengasuhan Ibu dimana yang dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak, mencangkup asah(stimulasi bahasa, stimulasi motorik dan kognitif, stimulasi sosial dan emosi), asih(kehangatan orang tua), asuh(praktik gizi dan kesehatan). Alat ukur temperamen anak yang menggunakan Emotionality Activity Sociability (EAS) yang di survei oleh Bould, Jhonson, Sterne, dan Araya mencangkup 4 dimensi, yaitu:

Emotinality atau menggambarkan kecemasan, ketakutan, dan kecenderungan marah.

Activity atau tigkat aktivitas yang disukai dan kecepatan tindakan.

Sociability atau kecenderungan untuk memilih berinteraksi dengan orang lain dibandingkan menyendiri.

Shyness atau kecenderungan untuk terhambat dalam situasi sosial baru.

Mungkin beberapa dari kalian muncul pertanyaan apakah temperamen pada anak usia dini ini merupakan turunan dari orang tua? Hal yang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi temperamen yaitu faktor biologis dan pola pengasuhan. Ketika anak menunjukkan sikap yang mungkin melawan ketika dinasehati, hal itu dapat dirubah dengan pola pengasuhan orang tuanya. Temperamen berhubungan dengan emosi atau perasaan bukan hanya tentang sikap seseorang ketika marah namun juga tentang sikap seseorang ketika dia sabar, riang, murung, introvert, dan sebagainya. Temperamen dapat dikendalikan dengan lingkungan terutama dengan lingkungan serta dukungan keluarga. Keluarga dapat mengadaptasikan gaya parenting dengan temperamen anak.

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds