Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Lupa, Kelupaan, dan Jangan Sampai Lupa

Home > Artikel Baru > Lupa, Kelupaan, dan Jangan Sampai Lupa

Lupa, Kelupaan, dan Jangan Sampai Lupa

Posted on 10 November 2022 by admin
0

Minggu kemarin Olivier Giroud, striker AC Milan harus menerima kartu merah setelah mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir pertandingan. Ia mendapatkan kartu merah karena melakukan selebrasi dengan mencopot jersey yang ia kenakan. Ia diberi kartu merah karena itu adalah kartu kuning kedua yang ia terima di pertandingan itu, kartu kuning kedua berarti otomatis kartu merah.

Belakangan, Giroud menjelaskan bahwa ia lupa kalau sebelumnya ia sudah mendapatkan kartu kuning. Ya, mungkin saking emosionalnya, saking senangnya karena sebelumnya timnya sulit mencetak gol sampai menit terakhir. Wajar kalau emosinya lalu meledak kegirangan sehingga lupa kartu kuning yang sudah ia terima sebelumnya.

Beberapa netizen menganggap Giroud sengaja melakukannya karena kartu merah akan juga berarti ia tidak dimainkan pada laga tengah pekan Serie A. Dengan tidak bermain di partai berikutnya ia jadi bisa beristirahat di tengah pekan dalam jadwal yang padat sehingga mengurangi resiko  kemungkinan buruk, terkena cedera yang membuat ia harus absen di Piala Dunia yang hanya kurang dua minggu lagi.

Lagian, lawan berikutnya Cremonese adalah tim kecil yang di atas kertas bisa dikalahkan Milan meski harus bermain tanpa Giroud. Pun gol yang ia cetak yang menjadi penyebab kartu merah terjadi di menit akhir sehingga kemungkinan lawab bisa membalas gol juga kecil. Dari semua alasan itu, menerima kartu merah agar aman di Piala Dunia cukup bisa dimengerti. Sayangnya Milan hanya mampu bermain imbang 0-0 lawan Cremonese, Rabu kemarin.

Lupa memang seringkali merugikan kita.

Peristiwa lupa yang fatal dalam dunia olah raga juga pernah dialami oleh Aleix Espargaro saat balapan Moto GP Catalunya belum lama ini. Pada saat balapan menyisakan satu putaran lagi, ia lupa jumlah putaran dan menyangka bahwa ia sudah menyelesaikan lomba. Espargaro melambatkan motornya karena merasa sudah finish sehingga ia kemudian didahului oleh pembalap-pembalap di belakangnya dan kesempatan di depan mata memenangi podium jadi gagal total.

Yang namanya orang lupa pasti tidak ingat. Dan manusia kan memang tempatnya lupa. Lupa itu manusiawi walau kadang bisa berakibat fatal.

Lain lagi dengan Kang Pidi Baiq. Blio ini penulis terkenal, novel Dilan yang ia tulis laris manis buku maupun saat dibuat film. Ia juga suka bikin lagu yang ia nyanyikan sendiri atau bersama band-nya The Panasdalam.

Dalam lagu yang dibuatnya, Kang Pidi menceritakan bahwa ia lupa kalau sudah punya punya isteri. Begini ia bernyanyi: “..ya ampun.., ya ampun.., aku lupa ternyata sudah punya isteri, yang dulu aku kejar hingga kunikahi kini kubiarkan nonton tv sendiri…”

Lagu itu bercerita tentang bagaimana ia menikmati suasana alam sekitarnya dengan bermain gitar, saking asyiknya ia bahkan lupa kalau ia jadi membiarkan isterinya sendirian.

 

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds