Kata insecure sudah tidak asing lagi, khususnya pada beberapa tahun belakangan ini, kata insecure seringkali kita lihat di platform media sosial.
Rasa insecure yang sering muncul adalah soal penampilan, akibat isu kecantikan yang berdampak pada pola pikir masyarakat, kalau standar kecantikan adalah wajah putih mulus bebas jerawat. Tidak sedikit juga, seseorang yang merasa insecure karena memiliki suatu hal yang berbeda dengan kebanyakan orang disekitarnya.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang rasa insecure, mari kita bahas bersama-sama!
Apa itu insecure, kenapa banyak remaja yang mudah mengalami rasa insecure?
Insecure, merupakan perasaan tidak aman yang membuat seseorang merasa gelisah, takut, malu, hingga tidak percaya diri. Oleh para profesional perilaku ini sering disebut sebagai jenis perilaku neurotik atau insecure (perasaan tidak aman). Insecure, atau rasa tidak aman, bisa diartikan sebagai rasa takut pada sesuatu dikarenakan rasa gak puas dan gak yakin sama kapasitas diri sendiri.
Saat ini orang-orang sering menyebutkan kata insecure ketika melihat orang yang lebih cantik atau yang lebih tampan. Insecure juga sebuah kondisi mental yang bisa menyebabkan gangguan psikologis. Ada banyak hal yang membuat seseorang merasa insecure, mulai dari yang berasal luar diri, hingga dari dalam diri sendiri. Insecure sering dialami oleh seseorang di usia remaja.
Menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), remaja adalah mereka yang berada di usia sekitar 10-24 tahun dan belum menikah. Hurlock juga mengatakan istilah adolescence atau remaja, berasal dari kata latin adolescence yang artinya “tumbuh” atau “tumbuh dewasa”. Pada usia ini, kebanyakan remaja ingin tampil sempurna di depan orang lain.
Remaja juga mulai memperdulikan perkataan orang lain terhadap dirinya. Biasanya, rasa insecure pada remaja tumbuh karna kebiasaan orang disekitarnya yang mengomentari, mengkritik, mengejek fisik, serta kekurangan yang ada pada remaja.
Insecure yang sering terjadi biasanya soal penampilan, karena isu kecantikan yang berdampak pada pola pikir masyarakat, bahwa standar kecantikan ialah wajah putih mulus bebas jerawat.
Apa penyebab remaja sering mengalami insecure?
Masa remaja memang dipenuhi canda dan tawa, tetapi selalu beriringan dengan dilema. Jati diri pun masih belum punya, tapi terkadang dipaksa untuk dewasa.

