Ketika kamu memiliki sebuah kebahagiaan yang telah di perbuat tiap individu memiliki caranya sendiri untuk menanggapi dan merespons cara tersebut. Tak jarang ada yang sulit menemukan kebahagiaan atau bahkan ada yang dengan mudah mencapai kebahagiaan dengan maksud bahwa manusia dapat mencapai kebahagiaan dengan cara yang ideal masing-masing individu.
Seperti yang di simpulkan oleh para peneliti bahwa kebahagiaan Menurut teori psikologi, definisi kebahagiaan menurut Martin Seligman, mengatakan bahwa kebahagiaan merupakan konsep subjektif hasil penilaian terhadap diri dan hidup yang memuat emosi positif yang dipengaruhi oleh faktor uang, status pernikahan, kehidupan sosial, usia, kesehatan, emosi negatif, pendidikan, iklim, ras.
Arti kata “bahagia” berbeda dengan kata “senang”. Secara filsafat kata ” bahagia” dapat di artikan dengan kenyamanan dan kenikmatan spiritual dengan sempurna dan rasa kepuasan, serta tidak adanya cacat dalam pikiran sehingga merasa tenang serta damai. Kebahgiaan bersifat abstrak dan tidak dapat disentuh atau diraba. Kebahagiaan erat berhubungan dengan kejiwaaan dari yang bersangkutan. Menurut carr dalam bukunya yang berjudul positive psychology dikatakan bahwa orang yang berbahagian merupakan orang dapat membuka diri yang tinggi serta memiliki contoh diri yang baik.
Menurut Selingman terdapat lima aspek utama yang menjadi sumber kebahgiaan sejati:
Terjalinnya hubungan positif dengan orang lain
hubungan positif atau positive relationship bukan sekedar memiliki teman, pasangan, ataupun anak, tetapi dengan menjalin hubungan yang positif dengan individu yang ada disekitar.
Keterlibatan penuh
Keterlibatan penuh bukan hanya pada karir, tetapi juga dalam aktivitas lain seperti hobby dan aktivitas bersama keluwarga.
Penemuan makna dalam hidup
Dalam keterlibatan penuh dan hunungan positif dengan orang lain tersirat satu cara lain untuk dapat bahagia, yakni menemukan makna dalam apapun yang dilakukan.
Optimisme yang relistis
Orang yang optimis di temukan lebih berbahagia. Mereka tidak mudah cemas karena menjalani hidup dengan penuh harapan.
Resiliensi
Orang yang berbahagia berarti tidak pernah mengalami penderitaan. Kerena kebahagiaan tidak bergantung pada seberapa banyak peristiwa menyenangkan yang dialami.

