Air merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Sekitar 80% dari tubuh manusia tersusun atas cairan. Tubuh dapat lebih bertahan tanpa makanan dibandingkan tanpa air. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh yaitu dengan mengonsumsi air putih yang cukup. Lalu, apa dampaknya jika kurang asupan cairan dalam tubuh?
Menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) dalam salah satu artikel unggahannya, kebutuhan cairan tiap orang berbeda-beda. Pada orang dewasa, konsumsi air putih yang disarankan yaitu sekitar delapan gelas berukuran 230 ml per hari atau total 2 liter. Jika asupan tersebut tidak terpenuhi dalam kurun waktu tertentu, kesehatan tubuh dapat terganggu.
Contohnya, kekurangan air putih dapat menyebabkan dehidrasi, tekanan darah menurun, mual, muntah, hingga penyakit batu ginjal. Apalagi di masa pandemi seperti ini, kesehatan merupakan hal utama yang harus diperhatikan.
Namun, tak jarang ada orang yang masih enggan ataupun lupa untuk mengonsumsi air putih. Salah satu cara yang dapat dilakukan agar tidak lupa minum air putih adalah menyiapkan botol minum berisi air putih di dekat tempat beraktivitas seperti meja belajar atau meja kerja. Selain itu, bisa juga dibuat alarm pengingat minum air putih.
Sedangkan, menambahkan beberapa potongan buah ke dalam air putih (infused water) dapat menjadi alternatif untuk masalah enggan minum air putih karena rasanya yang kurang cocok di lidah beberapa orang. Potongan buah yang ditambahkan ke air putih akan memberikan rasa manis dan menyegarkan.
Oleh karena itu, kita jangan menganggap remeh konsumsi air putih. Apapun alasanya, minum air putih tidak boleh terlewatkan. Pastikan kita mengonsumsi air putih yang cukup setiap harinya supaya terhindar dari dehidrasi dan penyakit lainnya. Jika memang tidak cocok dengan rasa air putih, dapat diakali dengan infused water.

