Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Jalan Kaki dan Kesejahteraan Psikologis

Home > Artikel Baru > Jalan Kaki dan Kesejahteraan Psikologis

Jalan Kaki dan Kesejahteraan Psikologis

Posted on 29 August 2022 by admin
0

Ada banyak jenis olah raga, seperti fitness, renang, tenis, badminton, lari, senam aerobic maupun jenis olah raga lainnya, terdapat salah satu jenis olah raga yang sederhana, mudah dan nikmat untuk dilakukan, yaitu jalan kaki.

Tahukah Anda, bahwa jalan kaki merupakan salah satu jenis olah raga yang nikmat? Tentu saja, Anda perlu mencobanya terlebih dahulu untuk bisa menemukan kenikmatan saat berjalan kaki.

Jalan kaki merupakan salah satu jenis olah raga yang tidak memerlukan biaya, alat maupun tempat khusus. Anda pun bisa melakukannya kapan saja. Menarik, bukan?

Jalan kaki dapat menjadi alternatif tepat untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Selain tubuh yang sehat, Anda pun akan mendapatkan mental yang sehat pula.

Johansson, et al (2011) menjelaskan bahwa berjalan kaki mempunyai manfaat yang baik untuk membangun kondisi psikologis dan fisik yang sehat, terutama jika dilakukan di tempat yang berkaitan dengan alam, taman, dan lingkungan hijau.

Zhu, Et al. (2020) dalam penelitiannya menjelaskan bahwa berjalan memiliki dampak positif pada kesehatan emosional seseorang, responden yang rutin berjalan kaki memiliki emosional yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak berjalan secara teratur.

Frekuensi rata-rata berjalan per minggu secara signifikan berkorelasi positif dengan kesehatan emosional mereka; Namun, durasi rata-rata berjalan tidak berdampak signifikan pada mereka kesehatan emosional.

Selain itu, bagi yang berjalan di lingkungan tercemar, berjalan kaki secara teratur tetap memberikan dampak positif bagi kesehatan emosional. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pencemaran lingkungan serius, berjalan dengan tenang memainkan peran penting dalam mengatur kesehatan mental individu.

Penelitian ini sebagai usulan mempromosikan pentingnya menjaga kesehatan emosional, dengan menyediakan lebih banyak ruang publik untuk kegiatan di luar ruangan dan sekaligus meningkatkan upaya pengendalian pencemaran lingkungan.

Dubbert, et al (2015) meyakini bahwa jalan kaki dapat membantu mengobati dan mencegah banyak masalah kesehatan umum, termasuk dalam membangun kondisi mental. Dubbert dan timnya membuat modul Walking to Wellness, yaitu panduan untuk membangun kesehatan mental dengan jalan kaki.

Dijelaskan pula dalam Dubbert, et al (2015) mengenai kaitan antara praktek Walking to Wellness dan TBP/ Theory of Planned Behavior, yaitu ketika seseorang memiliki pengetahuan yang cukup tentang suatu perilaku, percaya bahwa perilaku tersebut akan didukung oleh lingkungan sosialnya, dan bahwa ia dapat berhasil melakukan perilaku tersebut maka individu tersebut akan membentuk niat untuk melakukan perilaku itu.

Penerapan TBP dalam Jalan kaki adalah sebagai berikut: ketika seseorang mengetahui tentang manfaat jalan kaki dalam program olah raga untuk kesehatan fisik maupun mental, percaya bahwa aktivitas olahraga jalan kaki ini akan didukung oleh lingkungan sekitarnya, dan bahwa ia yakin dapat melakukannya maka individu tersebut dipastikan akan melakukan jalan kaki sebagai program olah raganya. TBP ini adalah konsep untuk membangun sebuah perilaku.

Menurut Priest (2007), dalam penelitiannya, Priest memberi istilah Healing Balm Efect, yaitu efek penyembuhan yang ditemukan saat melakukan olah raga jalan kaki. Healing Bal effect ini menyatukan tujuh kategori, yang menggambarkan pengalaman penyembuhan, yaitu kategori Lebih Dekat Dengan Alam; Merasa aman; Menjadi Bagian, Berusaha; Menjauh; Menjadi diriku;

Menemukan Makna. Priest (2007), dalam penelitiannya menemukan bahwa manfaat jalan kaki untuk kesejahteraan psikologis yaitu:

Mengurangi rasa sakit emosional

 

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds