Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Information Overload Penyebab Stres di Masa Kini

Home > Artikel Baru > Information Overload Penyebab Stres di Masa Kini

Information Overload Penyebab Stres di Masa Kini

Posted on 19 May 2022 by admin
0

Perkembangan informasi di dunia teknologi kini semakin memudahkan kita dalam mengakses sebuah informasi, berita atau bahan bacaan. Sumber informasi yang semakin bervariasi justru membuat kita menjadi kebingungan dalam mengambil inti dari apa yang kita baca.

Menurut Lipursari Informasi memiliki peran penting terutama Ketika seseorang harus mengambil sebuah keputusan. fenomena keberlimpahan informasi atau information overload sebagai titik dimana seseorang memiliki begitu banyak informasi sehingga menyebabkan informasi yang dimiliki tersebut tidak lagi efektif untuk digunakan sebagai penunjang kebutuhan. Namun dari hal ini yang diharapkan dapat menjadi solusi justru menjadi masalah baru.

Lalu apasih Information Overload? banjir informasi atau information overload adalah keadaan di mana seseorang mengonsumsi terlalu banyak informasi dalam satu waktu. Hal yang tergolong dalam informasi pun beragam, mulai dari pesan, berita, artikel, post di media sosial, hingga video.

Akibatnya, kamu harus memperhatikan dan memproses banyak hal secara bersamaan yang membuat kapasitasmu bekerja secara efektif jadi berkurang. Lebih lanjut, hal ini akan mengakibatkanmu sulit membuat keputusan. Apabila dibiarkan, risiko terkena stres semakin besar. Sayangnya, di zaman yang serba canggih dan digital ini, risiko mengalami information overload semakin besar.

Media sosial juga menjadi bagian dari kemudahan akses informasi di jaman sekarang ini sehingga menyebabkan banyaknya data informasi yang tersebar dimana-mana.

Otak kita diharapkan dapat mengatasi data yang masuk ke dalam diri kita akan tetapi muncul dilema Ketika jumlah informasi yang beredar begitu banyak, dan kemampuan manusia untuk memprosesnya juga tidak ikut bertambah dan apabila seseorang diberikan informasi secara terus menerus makan pada suatu titik informasi tersebut tidak lagi menambah pengetahuan akan tetapi justru mengarah pada menignkatnya stress.

Banyak dari kita mungkin stres karena harus mempersiapkan ujian dengan “menjejalkan” informasi sebanyak mungkin ke dalam kepala kita. Tetapi semakin kita diharapkan untuk “menjejalkan” setiap hari, dengan informasi yang dikirimkan kepada kita melalui email, percakapan telepon, video, siaran berita, dan media sosial.

Otak manusia tumbuh dengan hal-hal baru dan terdorong untuk terus-menerus mencarinya. Ketika kebaruan tersedia dalam jumlah yang tidak terbatas secara efektif, otak menjadi terlalu banyak bekerja ketika mencoba memproses informasi ini sambil mendorong dirinya sendiri untuk mencari lebih banyak.

Hal ini menyebabkan peningkatan kadar hormon stres kortisol, yang dapat menyebabkan kebingungan, kehilangan memori dan keadaan gelisah.

Sederhananya, teknologi digital telah berkembang jauh lebih cepat daripada evolusi fisik otak yang kita gunakan untuk menguraikan dan menggunakannya. Otak kita tidak dibangun untuk mengatasi volume data yang terus meningkat yang kita coba masukkan ke dalamnya – dan ini menyebabkan kerusakan otak dalam bentuk stres.

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds