Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Gen-Z, Antara Generasi yang Sadar Kesehatan Mental atau Hanya Strawberry dan Snowflake Generation?

Home > Artikel Baru > Gen-Z, Antara Generasi yang Sadar Kesehatan Mental atau Hanya Strawberry dan Snowflake Generation?

Gen-Z, Antara Generasi yang Sadar Kesehatan Mental atau Hanya Strawberry dan Snowflake Generation?

Posted on 14 May 2022 by admin
0

Menjadi bagian dalam generasi z dan juga seorang mahasiswa psikologi, membuat saya merasa bangga akan generasi kami yang sangat perhatian dengan isu-isu psikologi khususnya kesehatan mental.

Generasi Z menjadi harapan untuk mengubah stigma psikologi yang salah di masyarakat kita, hal seperti memasung orang yang mengidap gangguan jiwa hingga berbagai perilaku abusive yang dinormalisasi akan segera lenyap oleh kehadiran Gen Z yang aware kesehatan mental.

Banyaknya kosakata yang berkaitan dengan kesehatan mental dan psikologi jadi salah satu bukti betapa aware-nya generasi muda kita. Kata-kata seperti abusive, trust issues, gaslighting, body shaming, dan lain sebagainya kadang sering digunakan oleh banyak anak muda yang ingin terlihat tidak ketinggalan zaman, terutama oleh anak jaksel yang bergaya metropolitan.

Namun terkadang tidak semua hal tersebut ditanggapi positif. Beberapa pakar menganggap bahwa dengan adanya informasi akan mental health tersebut membuat generasi kita dianggap rapuh karena hanya mementingkan stabilitas mental mereka daripada tantangan yang sedang mereka hadapi, jadinya kita dianggap lari dari masalah demi kestabilan mental.

Istilah akan generasi yang rapuh ini disebut Strawberry Generation yang diambil dari perumpamaan kata bahasa taiwan bagi generasi yang lahir dari tahun 1990 dan seterusnya yang rapuh bagai stroberi. Dalam dunia barat, terdapat istilah snowflake generation yang dimaknai sama dan merupakan generasi yang menuntut diperlakukan dengan spesial karena mereka unik dan dekat sekali dengan perilaku “manja”.

Istilah tersebut diperkuat lagi oleh banyaknya kasus Gen Z yang banyak berlindung dibalik istilah-istilah psikologi dari hal yang mereka tidak sukai. Contohnya saja kasus VT seorang Gen z yang merasa di-gaslighting oleh seorang hairdresser saat di salon karena diberitahu rambutnya kering, dan juga seorang mahasiswa baru yang ingin healing selama 6 bulan karena beratnya tugas kuliah.

Walaupun begitu, juga ada opini yang menyatakan bahwa istilah strawberry dan snowflake generation adalah sebuah bentuk dari justifikasi generasi diatas mereka yang tidak mau tersaingi karena generasi Z lebih inovatif dan aware akan isu kesehatan mental.

Konflik antar generasi antara si tua yang ingin diakui sebagai pemilik zaman yang paling baik dan paling kuat bisa jadi opini yang masuk akal dari dikeluarkannya dua istilah tadi.

 

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds