Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Factitipus, Gangguan Buatan yang Jarang Didengar

Home > Artikel Baru > Factitipus, Gangguan Buatan yang Jarang Didengar

Factitipus, Gangguan Buatan yang Jarang Didengar

Posted on 29 March 2022 by admin
0

Gangguan buatan atau factitious secara general dapat diartikan sebagai gangguan untuk memalsukan gejala penyakit. Tujuan dari dilakukannya perilaku ini adalah untuk mendapatkan perhatian dan dukungan emosional dengan memainkan peran sebagai orang sakit. FAktor penyebab nya salahsatunya adalah psikososial. Dimana banyak pasien banyak mengalami penganiayaan atau harassment di masa lampau sehingga sering dilarikan ke suatu layanan eksehatan untuk mendapatkan perawatan. Perawatan inilah yang nantinya akan dianggap sebagai pelarian dari sebuah situasi yang traumatik, dan si pasien mulai menganggap bahwa orang-orang yang merawatnya seperti dokter & suster, adalah seseorang yang penuh perhatian dan kasih sayang.

Wawasan pengetahuan mengenai factitious ini sangat penting untuk dipelajari karena gangguan ini jarang terjadi dan fatal bila diabaikan begitu saja. Klasifikasi gangguan buatan ada yang dikenakan pada diri sendiri atau pada orang lain. Gejala klinis yang biasa timbul, seringkali berasal dari induksi diri sendiri, atau dilebih-lebihkan. Beberapa tanda gangguan buatan adalah seperti:

  • Informasi yang tidak konsisten
  • Dramatisasi gejala
  • Inkonsistensi informasi pasien dengan rekam medis

Tidak ada pembuktian yang membenarkan pernyataan pasien
Gangguan buatan lebih banyak terjadi pada wanita, dan berkembang pada masa anak-anak sebagai keinginan untuk menerima kenyamanan dan perhatian dari orang sekitar, Ada banyak faktor penyebab terjadinya gangguan buatan pada seseorang seperti riwayat pelecehan, traumatis masa kecil,stress berat, dan penyalahgunaan obat. Beberapa metode yang biasanya dipakai sebagai bentuk pencegahan terhadap factitious adalah metode tulis CAGOACTEV dimana penderita diharuskan menuliskan pikiran, perasaan, dan pengalaman emosionalnya yang akan berdampak pada penurunan tingkat stress, meningkatkan kondisi tubuh, peningkatan kritisasi sosial, dan regulasi diri. Ada 4 tahap dalam metode CAGOACTEV yaitu:

  • Cause (mengidentifikasi masalah)
  • Goal (menentukan tujuan yang ingin dicapai)
  • Action (merumuskan tindakan realisasi)
  • Evaluation (menganalisis perkembangan masalah)
  • Biasanya, professional akan melakukan tindakan perawatan psikologis & farmakologis sesuai dengan penyebab dasarnya. Rawat jalan yang teratur tentu dapat memberikan hasil progress yang lebih maksimal.

 

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds