Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Definisi ‘Broken Home’ yang Perlu Diketahui

Home > Artikel Baru > Definisi ‘Broken Home’ yang Perlu Diketahui

Definisi ‘Broken Home’ yang Perlu Diketahui

Posted on 14 June 2022 by admin
0

Apa sih itu Broken Home? Mengapa banyak orang lain maupun orang terdekat kita relate dengan istilah ini? Apakah kita termasuk dalam kategori Broken Home? Bisakah kita membedakan siapa yang Broken Home dan siapa yang tidak? Berikut akan dijelaskan tentang pengertian dan tips menyembuhkan anak Broken Home.

Broken Home merupakan istilah asing dimana suatu keadaan keluarga yang tidak harmonis sehingga mengalami perpecahan. Biasanya ditandai dengan perceraian orang tua atau mereka yang hanya punya orang tua tunggal. Dengan keadaan keluarga ini bisa menyebabkan terutama kenakalan remaja dan gangguan psikologis seperti kecemasan, stres, dan depresi (Hasanah et al. 2017).

Penyebab munculnya kondisi keluarga Broken Home ada 3 yaitu: (1) Perceraian antara suami dan istri yang menunjukan tidak ada rasa kasih sayang menimbulkan kondisi keluarga tidak harmonis, (2) Perselingkuhan, baik dilakukan oleh suami maupun istri, (3) Maternal Deprivation, bisa terjadi bila anak tidak atau kurang mendapatkan kasih sayang seperti orang tua lelah setelah bekerja dan kurang menghabiskan waktu dengan anak.

Terdapat dampak pada anak Broken Home yang perlu diketahui oleh orang tua. Anak bisa mengalami Academic Problem, anak tersebut bisa menjadi malas belajar, tidak semangat dalam berprestasi. Anak juga mengalami Behavioral Problem, memiliki kebiasaan merusak, sifat pemberontak, mulai melakukan hal-hal rusak seperti minum minuman keras, judi, sex, rokok, dan sebagainya (Hasanah et al. 2017).

Ciri-ciri anak broken home dapat dilihat dari indikator masalah kesahatan mentalnya. Menurut Aziz (2015), contoh anak broken diantaranya seperti berperilaku buruk atau nakal seperti sering membolos, dan  terlibat kenakalan yang dapat menyebabkan anak dikeluarkan dari sekolah.

Kemudian, sering kali lari (meninggalkan) rumah, sering berbohong, cenderung lari ke hubungan sex, alcohol, atau obat-obatan. Suka menggangu hak orang lain atau melanggar hukum, menunjukan perilaku yang kurang baik, suka menyendiri dan menghindari pertemanan berujung antisosial.

Berbagai cara untuk menyembuhkan luka agar anak bisa bangkit dari sedih Broken Home. Kenali masalah dan kuatkan diri, siapkan diri untuk menghadapi masalah tersebut dan tidak berpikir negatif, karena pikiran negatif bisa membentuk perilaku buruk.

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds