Ngomongin tentang kanker, teringat kembali bagaimana perjuangan melawan kanker dari kakak ipar, bulik, paklikdan meninggal dunia. Adik juga sekarang sedang berjuang dengan merelakan satu payudaranya harus dibuang karena kanker juga.
Bicara tentang kanker, di bulan kanker payudara internasional ini rasanya kita harus lebih waspada. Bagaimana kanker itu ternyata merenggut jiwa orang-orang terkasih. Bagaimana pertumbuhan sel yang berbeda dari sel di sekitarnya ini kemudian bermetastase dan mengganggu pertumbuhan jaringan lainnya. Tidak bisakah diselamatkan sehingga tidak harus terenggut jiwanya?
Ternyata walau kena kanker bisa bertahan. Cerita ini didapat dari seseorang yang pernah terkena kanker dan beliau bercerita bagaimana beliau bertahan dari kanker dalam sebuah acara tentang deteksi dini pemeriksaan payudara sendiri dalam pengabmas Prodi Kebidanan Purwokerto Program Diploma Tiga.
Awal gejala dirasakan ketika beliau mengandung terasa ada benjolan pada payudaranya. Proses menyusui dijalani dengan masih merasakan adanya benjolan tersebut. Kemudian diperiksakan hingga diagnosa kanker stadium 2 didapatkan. Terasa berat dirasakan namun hidup harus terus berjalan.

