Proses Healing sendiri sebenarnya berasal dari fase akhir Terapi Gestalt. Terapi gestalt sendiri dalam psikoterapinya lebih menekankan pada kemandirian dan tanggung jawab pasien untuk menyelesaikan masalahnya. Terapi ini lalu dikembangkan oleh Fritz Perls, Laura Perls, dan Paul Goodman dalam perkembangannya lebih lanjut.
Dalam penyebaran informasi yang kian meluas dan juga perkembangan zaman membuat generasi muda khusunya Gens Z, menjadi lebih mawas akan kesehatan mental.
Mereka dapat lebih tahu akan kondisi mental dan tidak tabu akan pergi ke psikolog yang berkaitan dengan kesehatan mental mereka, seperti kita ketahui dahulu ke psikolog di stereotip kan gangguan jiwa.
Namun terkadang ada dampak yang kurang baik pada tersebarnya pengetahuan tentang psikologi ini. Apalagi jika mereka yang hanya mengambil informasi secara sepenggal dan hanya mengikuti tren saja.
Hal ini menyebabkan banyak beberapa pengetahuan psikologis yang kadang dikambing hitamkan oleh beberapa orang, salah satunya yang berkaitan dengan Healing ini.
Beberapa waktu lalu sempat viral di Jagat Twitter sebuah postingan tangkapan layar berisi curhatan seorang mahasiswa semester 1 yang merasa beban kuliahnya terlalu berat dan ingin mengambil cuti selama 6 bulan guna self-healing.
Dirinya yang hendak cuti 6 bulan ini karena dirasa masa perkuliahan mengurangi waktunya untuk self-reward ini ditentang oleh kedua orang tuanya.
Dalam tangkapan layar itu dia juga menjelaskan self-reward yang biasanya dia lakukan untuk nonton Netflik dan menghubungi teman-temanya berkurang karena tugas dari perkuliahan. Dirinya juga berpendapat jika dia tidak mendapat waktu untuk self-reward ini dapat membuat IPK-nya akan anjlok.
Tangkapan layar yang diposting oleh akun @collegemenfess ini banjir nyinyiran, pasalnya kelakuannya yang merasa stres karena tugas yang menumpuk saat semester satu dinilai kekanak-kanakan.
Banyak warganet yang beranggapan bahwa mahasiswa ini masih belum beradaptasi dengan dunia kampus yang berbeda dengan dunia SMA.
Beberapa juga menjelaskan bahwa konsep healing juga tidak bergantung pada waktu seperti 6 bulan yang dia ajukan, namun pada kualitas healing tersebut agar dapat memulihkan diri.
Beberapa Metode Agar Healing Tidak Dijustifikasi oleh Sifat Pemalas
Dari kasus yang sempat viral tadi, banyak yang beranggapan bahwa banyak anak muda yang hanya pemalas saja dan mengatasnamakan kata healing agar mendapat perhatian serius dan justifikasi akan sifat pemalasnya.

