Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Kebahagiaan dalam Kesehatan Mental

Home > Artikel Baru > Kebahagiaan dalam Kesehatan Mental

Kebahagiaan dalam Kesehatan Mental

Posted on 20 April 2022 by admin
0

Ketika kamu memiliki sebuah kebahagiaan yang telah di perbuat tiap individu memiliki caranya sendiri untuk menanggapi dan merespons cara tersebut. Tak jarang ada yang sulit menemukan kebahagiaan atau bahkan ada yang dengan mudah mencapai kebahagiaan dengan maksud bahwa manusia dapat mencapai kebahagiaan dengan cara yang ideal masing-masing individu.

Seperti yang di simpulkan oleh para peneliti bahwa kebahagiaan Menurut teori psikologi, definisi kebahagiaan menurut Martin Seligman, mengatakan bahwa kebahagiaan merupakan konsep subjektif hasil penilaian terhadap diri dan hidup yang memuat emosi positif yang dipengaruhi oleh faktor uang, status pernikahan, kehidupan sosial, usia, kesehatan, emosi negatif, pendidikan, iklim, ras.

Arti kata “bahagia” berbeda dengan kata “senang”. Secara filsafat kata ” bahagia” dapat di artikan dengan kenyamanan dan kenikmatan spiritual dengan sempurna dan rasa kepuasan, serta tidak adanya cacat dalam pikiran sehingga merasa tenang serta damai. Kebahgiaan bersifat abstrak dan tidak dapat disentuh atau diraba. Kebahagiaan erat berhubungan dengan kejiwaaan dari yang bersangkutan. Menurut carr dalam bukunya yang berjudul positive psychology dikatakan bahwa orang yang berbahagian merupakan orang dapat membuka diri yang tinggi serta memiliki contoh diri yang baik.

Menurut Selingman terdapat lima aspek utama yang menjadi sumber kebahgiaan sejati:

Terjalinnya hubungan positif dengan orang lain
hubungan positif atau positive relationship bukan sekedar memiliki teman, pasangan, ataupun anak, tetapi dengan menjalin hubungan yang positif dengan individu yang ada disekitar.
Keterlibatan penuh
Keterlibatan penuh bukan hanya pada karir, tetapi juga dalam aktivitas lain seperti hobby dan aktivitas bersama keluwarga.
Penemuan makna dalam hidup
Dalam keterlibatan penuh dan hunungan positif dengan orang lain tersirat satu cara lain untuk dapat bahagia, yakni menemukan makna dalam apapun yang dilakukan.
Optimisme yang relistis
Orang yang optimis di temukan lebih berbahagia. Mereka tidak mudah cemas karena menjalani hidup dengan penuh harapan.
Resiliensi
Orang yang berbahagia berarti tidak pernah mengalami penderitaan. Kerena kebahagiaan tidak bergantung pada seberapa banyak peristiwa menyenangkan yang dialami.

 

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds