Artificial Intelligence (AI) telah menjadi topik yang semakin banyak diminati dalam beberapa tahun terakhir. Tentu saja, perkembangan teknologi ini mempengaruhi banyak bidang, termasuk bidang jurnalisme dan penulisan artikel. Kini, banyak artikel yang telah dibuat oleh mesin AI yang menyerupai artikel yang ditulis oleh manusia. Sejauh mana kualitas artikel AI, tergantung pada algoritma serta jenis teknologi yang digunakan. Di bawah ini adalah beberapa cara untuk mendeteksi artikel AI:
1. Periksa gaya penulisan
Salah satu cara untuk mendeteksi artikel AI adalah dengan memeriksa gaya penulisan. Meski terkadang AI dapat menciptakan kalimat yang sangat baik dan struktur makrologis yang kompleks, namun pada beberapa titik AI memiliki masalah dengan kosa kata, istilah, dan kosakata umum yang sering digunakan dalam sebuah artikel. Jika artikel terlihat seperti ‘dapat ditebak’, atau terdapat banyak kata-kata yang tidak biasa, itu mungkin merupakan tanda yang menunjukkan artikel tersebut dihasilkan dari mesin AI.
2. Tanda-tanda Pengulangan
Tanda lain untuk memeriksa apakah artikel tersebut berasal dari A-I adalah dengan melihat apakah terdapat informasi yang diulang berkali-kali dalam artikel tersebut. Mesin A-I cenderung mengulang fakta atau informasi, menghindari kebingungan atau kesalahan. Dalam hal ini, pengulangan informasi yang sama dalam berbagai cara bisa menghasilkan petunjuk yang berarti bahwa artikel tersebut berasal dari A-I.
3. Periksa Kutipan
Ketika artikel dihasilkan oleh A-I, artikel dapat menawarkan sumber apa pun pada setiap saat untuk mendukung klaim yang dibuat dalam artikel tersebut. Karena itu, sangat mungkin bahwa mesin A-I menganalisis banyak sumber tapi tidak mencantumkan secara akurat kutipan atau sumbernya. Jika Anda yakin tentang kutipannya, maka Anda dapat memeriksa hasil penelusuran kutipan tersebut.
4. Periksa Cara Menjelaskan Topik
Artikel AI biasanya kurang mendalam dan topiknya seringkali dijelaskan secara terlalu umum. Artikel A-I dapat menampilkan informasi sederhana yang terkait dengan topik tersebut tetapi kurang memberikan pemahaman yang lebih dalam. Artikel A-I biasanya memuat informasi yang sudah umum diketahui oleh pembaca pada umumnya, namun kurang menjelaskan secara lebih detail tentang topik yang sedang dibahas.
Kesimpulannya, menggunakan mesin A-I untuk menulis artikel memang bersifat inovatif, namun juga memiliki risiko menghasilkan artikel yang kurang tepat dan tidak otentik. Pemeriksaan oleh manusia tetap sangat diperlukan untuk menjamin kualitas artikel. Terakhir, jika Anda merasa tidak yakin tentang asal artikel tersebut, tanyakan kepada sumber lainnya atau periksa kebenarannya dari berbagai sumber agar dapat memastikan keaslian artikel tersebut.

