Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Nasehat Untuk Punya Hubungan Baik dengan Sesama Manusia

Home > Artikel Baru > Nasehat Untuk Punya Hubungan Baik dengan Sesama Manusia

Nasehat Untuk Punya Hubungan Baik dengan Sesama Manusia

Posted on 14 September 2022 by admin
0

Sang pencipta mau kita punya hubungan baik dengan keluarga dan teman kita . Dia memberi kita nasihat  bijak tentang hal itu ,dan nasihat itu sudah membantu banyak orang . Mari kita perhatikan beberapa diantaranya:

Suka Memaafkan : “Kalaupun ada alasan untuk tersinggung kalian harus saling memaafkan dengan tulus” . Kita semua bisa berbuat salah , kita mungkin pernah menyakiti atau disakiti orang lain. Jadi, kita semua perlu saling memaafkan. Kalau kita sudah memaafkan orang lain , kita tidak akan terus merasa kesal dengan dia . Kita sebaiknya akan ‘membalas kejahatan dengan kebaikan’ dan tidak akan mengungkit-ungkit kesalahannya lagi . Tapi bagaimana kalau kita sangat sakit hati dan sulit melupakan perbuatannya? Kita perlu berbicara empat mata kepadanya dengan baik-baik . Tujuan kita adalah untuk berdamai dengannya, bukan untuk mencari siapa yang benar atau salah.

Rendah hati : “Dengan rendah hati, anggaplah orang lain lebih tinggi daripada kalian” .Kalau kita rendah hati ,kita  akan menghormati orang lain . Dengan begitu , orang-orang akan senang berteman dengan kita . Mereka tahu kita akan memperlakukan mereka  dengan baik, peduli kepada mereka, dan tidak akan sengaja menyakiti perasaan mereka. Tapi ,kalau kita menganggap diri kita lebih hebat daripada orang lain atau selalu mau menang sendiri , orang-orang tidak akan senang berurusan dengan kita. Mereka akan menjauhi kita dan mungkin tidak mau berteman dengan kita.

Tidak Pilih Kasih : “Allah tidak berat sebelah . Semua orang dari bangsa manapun yang takut kepada-Nya dan melakukan apa yang benar diterima oleh-Nya. “Sang pencipta tidak membeda-bedakan kita berdasarkan bangsa , bahasa , status sosial, atau warna kulit. “Dari satu orang , Dia membuat semua bangsa.” Jadi bisa dibilang ,kita semua bersaudara. Itulah sebabnya kita mau memperlakukan setiap orang dengan hormat dan baik hati . Dengan begitu , kita akan membuat orang lain dan Pencipta kita senang . Kita juga akan lebih bahagia.

Lembut Hati : ‘gunakanlah kelembutan’  kalau kita lembut hati , orang-orang akan senang berteman dengan kita. Mereka tidak akan sungkan berbicara kepada kita dan bahkan mencintai diri kita, karena mereka sebenarnya tahu bagaimana menjaga perasaan kita agar tidak tersinggung dan kalau ada yang marah kepada kita , reaksi kita yang lembut bisa membuat orang itu jadi tenang/damai dan sadar. Kitab Suci menyampaikan ,”Jawaban yang lembut menjauhkan amarah ,tapi perkataan yang kasar memicu kemarahan.”

Suka Memberi dan Selalu Bersyukur :”Lebih berbahagia memberi daripada menerima ”  Sekarang , ada banyak orang yang serakah dan hanya memikirkan diri sendiri . Mereka pikir itu bisa membuat mereka bahagia. Tapi sebenarnya, seseorang baru bisa benar-benar bahagia kalau dia menganggap orang lain lebih penting daripada dirinya sendiri atau harta benda . Orang yang seperti itu pasti suka memberi ,selain itu kalau ada orang yang berbuat baik kepadanya, dia akan selalu bersyukur dan menunjukkan rasa terimakasihnya . Coba pikirkan: ‘Saya senang berteman dengan orang  yang seperti apa ? Orang yang pelit dan tidak tahu terima kasih atau orang yang suka memberi dan selalu bersyukur?’ Intinya, kalau Anda ingin punya teman yang suka memberi dan selalu bersyukur, jadilah orang yang seperti itu juga.

Petitum :
Kalian tidak boleh lagi memandang rendah orang lain . Kitab suci mengatakan, pandanglah/perlakukanlah orang lain seperti kalian memandang/memperlakukan  diri sendiri  dan jangan merasa diri paling hebat” Nasihat ini membantu kalian untuk tidak lagi sombong dan memandang rendah orang lain. Kalian tidak boleh lagi menganggap suku kalian lebih hebat daripada orang lain. Kalian  juga jangan sampai  lagi memandang rendah orang yang beda agama . Kalian juga harus jadi lebih ramah dan mau  menyapa orang-orang.”
Cari tahu lebih banyak untuk nasihat lain tentang caranya punya hubungan baik dengan sesama.

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds