Menurut Merriam Webster dan Susan Newman, people pleaser adalah sebutan bagi seseorang yang selalu ingin menyenangkan orang-orang disekitarnya. Seorang people pleaser selalu menempatkan kepentingan orang lain diatas dirinya sendiri. Oleh sebab itu, ia memiliki kecenderungan untuk melakukan apapun sehingga orang lain tidak akan kecewa kepadanya. Sepintas sifat tersebut terlihat baik, namun apabila dibiarkan terus menerus maka dapat membawa dampak yang buruk bagi si people pleaser.
Seorang people pleaser cenderung mengatakan hal-hal yang bertentangan dengan apa yang mereka rasakan. Mereka selalu berusaha untuk bilang “iya” atau setuju terhadap apa yang orang lain katakan, walaupun sebenarnya di dalam diri mereka tidak setuju terhadap hal tersebut. Pada akhirnya, mereka akan menjadi sulit untuk mengenali dirinya sendiri karena terlalu sibuk dan khawatir atas pendapat atau pandangan orang lain tentangnya jika ia menolak.
Beberapa ciri people pleaser
- Sulit untuk menolak atau berkata “tidak”
- Sering merasa khawatir terhadap apa yang akan orang lain katakan
- Sering meminta maaf walaupun tidak melakukan kesalahan
- Sering berpura-pura setuju dengan pendapat orang lain
- Sering mengabaikan kebutuhan dan kepentingan diri sendiri demi melakukan sesuatu untuk orang lain
- Merasa rendah diri
- Membutuhkan validasi dari orang lain untuk merasa baik tentang diri mereka sendiri.
terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang menjadi people pleaser, diantaranya seperti:
- Kurangnya harga diri: terkadang penyebab seseorang menjadi people pleaser karena mereka tidak menghargai keinginan dan kebutuhan mereka sendiri, kurangnya rasa percaya diri, keinginan validasi dari orang lain, dan memiliki pemikiran bahwa ia akan diterima jika melakukan sesuatu untuk orang lain.
- Rasa insecure: di dalam beberapa kasus, people pleaser akan berusaha untuk menyenangkan orang lain sebab ia khawatir jika orang tersebut tidak menyukainya. Oleh karena itu, sang people pleaser akan berusaha keras untuk membuat orang lain bahagia, hingga akhirnya ia lupa untuk membahagiakan diri sendiri pula.
- Pengalaman di masa lalu: faktor lain yang juga menyebabkan seseorang menjadi people pleaser yaitu adanya pengalaman yang sulit dan rasa traumatis di masa lalu.

