Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN PERKEBPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Psikologi Terbaik
Call Support 082274669161
Email Support [email protected]
Location Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
Jalan Setia Budi Nomor 79 B
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Visi Misi
  • AKADEMIK
    • Informasi Akademik
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-Learning
    • KALENDER AKADEMIK
    • Jadwal Akademik
      • JADWAL PERKULIAHAN
      • Jadwal Ujian
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KURIKULUM
      • Semester 1
      • Semester 2
      • Semester 3
      • Semester 4
  • AKTIVITAS
    • Jurnal Prodi
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Penelitian Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • SAIS
      • Webmail
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Daftar Dosen
    • Dosen Penasehat Akademik
    • Blog Dosen
    • Elearning
    • Amadi
    • Webmail
  • ALUMNI
    • Tracer Study
    • Foto Wisuda
  • ARSIP
    • PEDOMAN
    • FORMULIR
    • Brosur
    • Artikel
  • Kerjasama
  • HELPDESK

Menghadapi Teman Dengan Gangguan Kepribadian Narsistik

Home > Artikel Baru > Menghadapi Teman Dengan Gangguan Kepribadian Narsistik

Menghadapi Teman Dengan Gangguan Kepribadian Narsistik

Posted on 3 May 20239 May 2023 by admin
0

Gangguan kepribadian narsistik dicirikan dengan rasa mementingkan diri yang luar biasa, kebutuhan untuk dipuji yang kuat, dan rasa empati yang kurang terhadap orang lain. Individu dengan kondisi ini sering dianggap arogan, self-centered, manipulatif dan banyak menuntut. Mereka juga memiliki fantasi merasa dirinya hebat secara berlebihan dan merasa dirinya harus diperlakukan secara special. Kondisi ini muncul pada masa dewasa awal dan harus terbukti muncul pada konteks situasi yang berbeda (misalnya dalam pekerjaan dan hubungan dengan pasangan).

Orang dengan gangguan kepribadian narsistik sering berusaha bergaul dengan orang lain yang mereka yakini unik, berbakat atau memiliki kelebihan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka. Mereka memiliki kebutuhan akan perhatian dan kekaguman yang besar dan sulit menerima kritik serta perasaan kalah.

Menurut DSM-5, individu dengan gangguan kepribadian narsisistik menunjukkan 5 atau lebih simtom yang muncul sejak masa dewasa awal dalam konteks yang berbeda-beda sebagai berikut :

Merasa diri sangat penting (melebih-lebihkan pencapaian/prestasi dan bakat)
Dipenuhi dengan fantasi akan kesuksesan, kekuasaan, kepintaran, kecantikan, atau cinta ideal yang tidak terbatas
Meyakini bahwa dirinya spesial dan hanya dapat dipahami atau berhubungan dengan orang atau institusi yang juga spesial
Membutuhkan kekaguman yang berlebihan
Merasa berhak akan perlakuan yang istimewa
Mengeksploitasi atau memanfaatkan orang lain
Kurang memiliki empati
Merasa iri terhadap orang lain atau merasa orang lain iri terhadap dirinya
Menunjukkan perilaku angkuh atau memandang rendah orang lain
Jika kamu memiliki hubungan dengan seseorang yang memiliki gangguan kepribadian Narsistik, jangan biarkan mereka mengganggu hidupmu dan merusak citra dirimu. Walaupun sering kali sulit untuk melepaskan hubungan dengan si Narsistik, beberapa cara dapat dilakukan, seperti fokus pada diri sendiri dan tujuan yang dimiliki, beri batasan, jangan mudah tersinggung dengan masukan dan kritik mereka, serta minta bantuan Psikolog profesional jika perlu!

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888
(061) 7368012
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
CALL CENTER UMA : 061-42402994
(061) 42402994
[email protected]
LOKASI KAMPUS PASCASARJANA UMA
Copyright © 2026 MPSI - Universitas Medan Area

This will close in 0 seconds