Gangguan pada Psikologis Anak saat Pandemi

Masa pandemi ini tentu memiliki efek pada berbagai aspek. Salah satunya adalah pada psikologis seseorang. Jika seorang dewasa bisa dengan mudah menceritakan apa yang mereka rasakan selama pandemi, biasanya anak-anak akan merasa kesulitan untuk merasakan perasaan tidak nyaman yang mereka alami. Hal itu jika dibiarkan berlama-lama bisa menjadi gangguan psikologis.
masa pandemi

“Gangguan psikologis, misalnya pada anak usia sekolah dasar sebaiknya ketahui dulu gejalanya apa. Analoginya, jika seorang anak panas, hidungnya gatal, dan tenggorokannya perih, berarti mereka mengalami flu. Begitu juga dengan gangguan psikologis,” ujar Dr. Rini Sugiarti, M,Si dari Layanan Psikolog Sehat Jiwa – HIMPSI, pada acara Diskusi Online yang dilakukan oleh AJI Indonesia, Rabu, 10 Juni 2020.

“Anak-anak ini kan masanya bermain. Jika mereka bermain secara normal atau berperilaku normal berarti akan sama seperti anak-anak pada umumnya. Kalau mereka menunjukkan gejala yang berbeda, itu perlu diwaspadai,” ujar Rini. Misalnya, jika seorang anak bermain gawai secara berkepanjangan, menunjukkan adiksi terhadap gawai tersebut, dan kehidupan sosialnya terganggu berarti ada suatu hal yang terjadi.

“Disinilah peran orang tua untuk membuat anak kembali on tract, sehingga penting bagi orang tua untuk memerhatikan gejala yang terjadi pada anak,” ujar Rini. “Nah setelah orang tua bisa mengetahui apa saja gejala yang dilakukan oleh anak, maka bisa dikonsultasikan sehingga bisa diketahui treatment yang tepat untuk gangguan psikologis pada mereka itu seperti apa,” tutur Rini.

Masa pandemi ini memang efeknya tidak hanya pada fisik saja, tetapi bisa pada psikologis dan sektor lainnya. Secara sederhana, fisik yang bermasalah akan mengarah pada psikologis. “Kemudian dari psikologis itu akan berhubungan dengan perilaku dan kehidupan sosial seseorang,” ujar Rini.

Rasa ketidakpastian pada masa pandemi ini tentunya memiliki pengaruh yang cukup banyak pada kesehatan mental seseorang. Dan orang tua, memiliki tanggung jawab untuk bisa memahami gangguan yang dirasakan oleh anak-anaknya sehingga anak bisa merasa tetap nyaman di tengah pandemi seperti sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *