Seminar Internasional Psikologi Magister Psikologi UMA

InfoMPSIUMA – Program Studi S2 Magister Psikologi (MPsi) Program Pascasarjana Universitas Medan Area (PPS UMA) menggelar “International Psychologi Education Counselling & Social Work Conference (IPECSWC) 2017”, di LJ Hotel Medan North Sumatera, Sabtu (26/8). Kegiatan diikuti oleh enam negara itu dibuka Rektor UMA yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Prof. Ir. H. Zulkarnain Lubis MS, Ph.D itu menampilkan pembicara Alice Arianto (Inggris), Prof. Dr. Sri Milfayetty, S.Psi, MS.Kons (Indonesia), Mdm. Sheila Abdullah (Singapura), Dr. Perlis bin Buray (Malaysia), Dr. Kanlaya Daraha (Thailand) dan Mr. Dinyh Karim (Brunei).

Sebelum seminar internasional digelar dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara UMA diwakili Prof. Zulkarnain Lubis dengan Persatuan Kaunseling Pendidikan Malaysia (Dr. Siti Taniza Toha), Ikatan Konselor Indonesia Sumatera Utara (Prof. Milfayetty, Play Therapy Indonesia (Ir. Alice Arianto PGDip PT, MBA, Cd Psy D) dan Saffone Akademy (Muhammad Saffuan bin Abdullah)

Selain itu juga dilakukan penandatanganan naskah kesepahaman (Memorandum of Agreement) antara Direktur PPS UMA, Prof. Dr. Ir. Hj. Retno A Kuswardani, MS dengan Ketua Prodi MPSI PPS UMA Prof. Sri Milfayetty, Persatuan Kaunseling Pendidikan Malaysia (Dr. Siti Taniza Toha), Ikatan Konselor Indonesia Sumatera Utara (Sri Milfayetty), Play Therapy Indonesia (Ir. Alice Arianto) dan Saffone Akademy (Muhammad Saffuan bin Abdullah)

Didamping Ketua Prodi MPSI Prof. Sri Milfayetty dan Kabag Humas UMA Ir. Asmah Indrawati, MP, Direktur PPS UMA, Prof. Dr. Ir. Retna Astuti K. MS, mengatakan penandatanganan naskah kesepahaman tersebut sebagai upaya untuk terus meningkatkan mutu sebagai atmosfer akademik agar semakin maju, khususnya Psikologi PPS UMA. Apalagi saat ini PPS UMA memiliki pusat kajian psikologi.

“Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan sebagai atmosfer akademik. Dan saat ini baru Magister Psikologi UMA yang melaksanakannya. Kita harapkan prodi lainnya menyusul,” ujar Prof. Retna.

Hal senada juga dikatakan Ketua Prodi MPSI Prof. Sri Milfayetty. Menurutnya dengan adanya penandatanganan naskah kesepahaman maka kegiatan yang dilakukan Magister Psikologi bisa lebih banyak.

“Dengan adanya MoA setiap tahun bisa kita lakukan dan pelaksanaannya tergantung kesepakatan. Untuk tahap awal UMA sebagai penyelenggara,” ujar Prof. Milfayetty seraya menambahkan kegiatan tersebut dimasukkan ke jurnal sebagai upaya peningkatan jurnal terakreditasi Dikti. (analisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *